Perkembangan Politik pada Masa Demokrasi Parlementer IPS Kelas 9 Halaman 245
Soal Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer merupakan salah satu soal yang harus bisa dijawab oleh siswa dalam pelajaran IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu.
Di dalam pelajaran IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu tidak hanya berisikan pertanyaan tentang Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer.
Namun, pertanyaan tentang Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer merupakan pertanyaan yang akan kita bahas dalam kunci jawaban kali ini yang terdapat dalam pelajaran IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu.
Soal Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer ini terdapat dalam buku pelajaran IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu yang diterbitkan oleh situs resmi Kemdikbud.
Dalam buku pelajaran IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Kemdikbudristek, soal Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer akan dibahas jawabannya di bawah ini.
Untuk menjawab pertanyaan tentang soal Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer, terlebih dahulu para siswa harus membaca materi tentang Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer yang tercantum dalam buku IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu.
Buku pelajaran IPS kelas 9 Bab 4 halaman 245 Aktivitas Individu yang merupakan salah satu buku yang digunakan oleh guru dan siswa kelas 9 dalam pembelajaran IPS ini dilansir dari Buku yang diterbitkan oleh situs resmi Kemdikbud.
Soal:
Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer?
Berikut ini adalah jawaban soal Uraian mengenai perkembangan politik pada masa Demokrasi Parlementer.
Jawaban:
1. Jatuh bangunnya kabinet
Penyebab kabinet mengalami jatuh bangun pada masa demokrasi liberal adalah akibat kebijkaan-kebijakan yang dalam pandangan parlemen tidak menguntungkan Indonesia ataupun dianggap tidak mampu meredam pemberontakan-pemberontakan di daerah. Sementara keberlangsungan pemerintah sangat ditentukan oleh dukungan di parlemen.
2. Peristiwa pemilu 1995
Pemilihan umum legislatif Indonesia 1955 (biasa dikenal dengan Pemilu 1955) adalah pemilihan umum pertama di Indonesia yang diadakan pada tahun 1955. Pemilu ini sering dikatakan sebagai pemilu Indonesia paling demokratis.
Pemilu ini dilaksanakan saat keamanan negara masih kurang kondusif; beberapa daerah dirundung kekacauan oleh DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) khususnya pimpinan Kartosoewirjo.
Dalam keadaan seperti ini, anggota angkatan bersenjata dan polisi juga memilih. Mereka yang bertugas di daerah rawan digilir datang ke tempat pemilihan. Pemilu akhirnya pun berlangsung aman. Pemilu ini bertujuan memilih anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
3. Gangguan keamanan
Peristiwa gangguan keamanan adalah peristiwa yang merusak atau mengganggu stabilitas keamanan di sebuah daerah.
Peristiwa ini tidak hanya dapat berupa gangguan fisik, tetapi juga pemikiran hingga ideologi. Penjelasan: Dalam hal ini, gangguan keamanan merupakan bentuk ancaman terhadap stabilitas.
4. Konferensi Asia Afrika (KAA)
Konferensi Asia Afrika di Bandung yang dilaksanakan pada 18-25 April 1955 berhasil dalam merumuskan masalah umum, menyiapkan pedoman operasional kerjasama antarnegara Asia-Afrika, serta menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia.
Untuk berdiskusi tentang Perkembangan Politik pada Masa Demokrasi Parlementer IPS Kelas 9 Halaman 245, silahkan tulis pada kolom komentar atau bisa menghubungi dengan klik menu kontak di blog ini, dan share info ini sebanyak-banyaknya ke media sosial kalian ya ^-^ Semoga bermanfaat, salam Pendidikan!
Artikel ini sudah publish dengan link https://www.andelina.me/2023/01/kunci-jawaban-ips-kelas-9-halaman-245.html.
Disclaimer: Setiap artikel yang berhubungan dengan soal-soal beserta kunci jawabannya, bertujuan untuk membantu siswa belajar dalam persiapan menghadapi UTS/PTS maupun UAS/PAT di sekolah. Tidak ada unsur membocorkan soal yang sifatnya rahasia.