Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Untuk Orang Yang Memberi Hadiah

www.andelina.me - senantiasa selalu diberikan kesehatan, Aamiin. Postingan kali ini Ibu Guru akan membahas Islam, tentang Doa Untuk Orang Yang Memberi Hadiah, Kami berkomitmen menghadirkan rangkuman yang mudah dipahami, efektif dan bermanfaat untuk pembaca, mari tingkatkan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan agar lebih bersemangat dalam menuntut ilmu.

Doa untuk orang yang memberi hadiah
Doa untuk orang yang memberi hadiah

Doa untuk orang yang memberi hadiah adalah salah satu adab dalam islam. Sebagai manusia memberi adalah suatu hal pokok yang luhur yang telah di tanamkan oleh Allah SWT. Sehingga dalam agama pemberian benar-benar diajarkan dengan adab yang luhur.

Pemberian hadiah sebagai salah satunya wujud kasih-sayang pada sama-sama. Saat terima hadiah, kita secara benar berterima kasih. Tapi disamping itu kita saat terima hadiah disarankan untuk doakan mereka yang sudah sudi menghadiahkan ke kita. Berikut lafal doa saat terima hadiah yang dianjurkan:

بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ

Bârakallâhu fîkum Maknanya, “Semoga Allah menurunkan keberkahan untuk kamu.”

Tapi lafal doa ini disarankan untuk disampaikan oleh faksi yang menghadiahkan. Lafal doa ini disarankan seperti info Imam An-Nawawi yang mencuplik hadits kisah Aisyah RA berikut:

روينا في كتاب ابن السني عن عائشة رضي الله عنها قالت : ” أهديت لرسول الله (صلى الله عليه وسلم) شاة ، قال : اقسميها ، فكانت عائشة إذا رجعت الخادم تقول :

ما قالوا ؟ تقول الخادم : قالوا : بارك الله فيكم ، فتقول عائشة : وفيهم بارك الله ، نرد عليهم مثل ما قالوا ، ويبقى أجرنا لنا “

Maknanya, “Diriwayatkan kepada kami dalam kita Ibnu Sinni dari Aisyah RA. Dia bercerita bahwa suatu hari Rasulullah SAW diberi hadiah satu ekor kambing. Rasulullah SAW berkata, ‘Bagikanlah.’ Aisyah RA bertanya ketika khadamnya pulang, ‘Mereka berkata apa?’ khadamnya menjawab, ‘Mereka bilang, ‘Bârakallâhu fîkum (Semoga Allah menurunkan keberkahan untuk kamu).” Aisyah RA berkata, ‘Wa fîhim bârakallâhu (Semoga Allah menurunkan keberkahan untuk mereka). Kita berdoa seperti yang mereka ucapkan agar kita tetap mendapatkan pahalanya,'” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, halaman 265-266).

Perkataan terima kasih sebagai wujud minimum lafal yang kita katakan saat terima hadiah. Tapi sebaiknya perkataan terima kasih itu diikuti dengan doa untuk pemberi hadiah. Wallahu a‘lam.

Manfaat Hadiah Menurut Islam Sebagai Peningkat Jalinan

Bila disaksikan menurut istilah syar’i, hadiah mempunyai makna memberikan suatu hal pada seorang supaya bisa diwujudkan jalinan yang bagus sekalian memperoleh pahala dari Allah tanpa persyaratan dan keinginan. Hukum asli memberikan hadiah dalam Islam ialah mubah atau dibolehkan. Namun ada banyak keadaan yang dapat mengakibatkan kegiatan memberi hadiah jadi haram yakni saat pemberi menginginkan imbalan dari yang telah diberi dengan imbalan yang memiliki sifat memunculkan kemudhorotan seperti suap atau sogokan. Dan untuk hukum terima hadiah sendiri, beberapa ulama masih berbeda walau opini paling kuatnya ialah bila terima hadiah ialah harus dan tidak ada hal syar’i yang membuat hadiah itu harus ditampik. Disamping itu, sebetulnya sama-sama memberikan hadiah ialah tindakan yang bagus dan disarankan dalam Islam dan menjadi satu diantara norma di kehidupan bermasyarakat dan dapat memberikan banyak manfaat. Beberapa manfaat hadiah menurut Islam salah satunya akan kami terangkan di bawah ini.

Tumbuhkan Rasa Cinta

Bukan hanya pada pasangan, tetapi memberi hadiah ke orang lain seperti anak, rekan dan lain-lain dapat tumbuhkan rasa sama-sama cinta pada orang itu seperti manfaat sedekah. Dalam HR Al Bukhari disebut bila sama-sama menghadiahkanlah kalian karena itu pasti akan sama-sama menyukai. Sama ini, hadiah dapat menjadi fasilitas untuk merajut bersilahturahmi antara setiap orang.

Hilangkan Kebencian

Ketimpangan sosial menjadi permasalahan classic yang sampai sekarang ini belum juga diketemukan jalan keluarnya. Warga yang hidup di kota dan mempunyai kekayaan banyak benar-benar kebalikannya dengan warga perdesaan atau tepian terutamanya saat ini di mana orang kaya makin kaya dan orang miskin akan makin kesusahan. Berikut yang nanti dapat memunculkan karakter iri dan dengki yang bahkan juga bisa mengalami perkembangan jadi kriminalitas dalam masyarakat yang mempunyai kurang kuat iman. Hadiah dapat menjadi jalan keluar bagus untuk menangani iri dan kebencian itu seperti manfaat sedekah makanan. “Saling menghadiahilah kalian karena sesungguhnya hadiah itu akan mencabut atau menghilangkan kedengkian.” (HR. Ibnu Mandah).

Tingkatkan Empati

Saat memberi hadiah pada rekan, keluarga atau seseorang, karena itu umumnya kita berpikiran mengenai hadiah apa yang terbaik diberi untuk orang itu. Biasanya kita akan berpikiran mengenai hal apa yang dia gemari dan apa yang tidak dari yang menerima hadiah. Makin kerap memberi hadiah dilaksanakan, karena itu membuat pemberi hadiah akan makin peka dan empati ke orang lain seperti yang terjadi pada manfaat doakan seseorang.

Dekatkan Jalinan

Memberi hadiah ke orang paling dekat, keluarga, anak, orangtua, pasangan dan lain-lain dapat dekatkan jalinan di antara satu sama yang lain. Memberikan hadiah atau sama-sama tukar hadiah dapat menunjukkan keintiman yang lebih baik bila dibanding sama orang yang lain seperti manfaat bantu-membantu.

Sebagai Wujud Penghargaan

Saat orangtua memberi hadiah pada anak, karena itu ini dapat dijadikan wujud penghargaan atau animo atas tindakan atau prestasi yang telah dilaksanakan anak. Harus dipahami bila jiwa anak yang halus masih memerlukan animo atas segalanya baik yang telah dia kerjakan. Karena itu, hadiah jadi langkah terbaik yang dapat dilaksanakan orangtua terutamanya saat anak barusan lakukan suatu hal yang awalnya tidak dapat dia kerjakan seperti membereskan mainan setelah usai dan lain-lain.

Memberi Motivasi

Manfaat sikap terpuji yaitu memberi hadiah sebagai motivasi yang bagus dilaksanakan saat anak barusan lakukan sebuah kebaikan. Hadiah yang dapat diberi sendiri tidak harus berupa benda atau barang, tetapi dengan memberikan dekapan, kecupan dan sanjungan cukup baik untuk membikin anak senang dan makin tergerak untuk lakukan semakin banyak kebaikan.

Manfaat hadiah menurut Islam sebagai hal yang bagus dilaksanakan dan diperbolehkan dalam Islam bahkan juga dapat menghasilkan pahala untuk pemberi hadiah itu. Karena itu, seharusnya memberi atau sama-sama tukar hadiah kerap dilaksanakan tetapi cuman untuk maksud yang bagus dan tidak menginginkan imbalan.

 

 


Ikuti terus www.andelina.me di aplikasi Google News dengan cara klik Following untuk mendapatkan informasi Islam, terbaru dengan sangat mudah.

Demikian Tentang Doa Untuk Orang Yang Memberi Hadiah

Terima kasih atas kunjungannya, untuk berdiskusi tentang Doa Untuk Orang Yang Memberi Hadiah, silahkan tulis pada kolom komentar atau bisa menghubungi dengan klik menu kontak di blog ini, dan jangan lupa untuk share ke media sosial kalian ya ^-^, Sekian dari kami semoga bermanfaat, salam Pendidikan!

Artikel ini sudah publish dengan link https://www.andelina.me/2022/01/doa-untuk-orang-yang-memberi-hadiah.html.

Disclaimer: Setiap artikel yang berhubungan dengan soal-soal beserta kunci jawabannya, bertujuan untuk membantu siswa belajar dalam persiapan menghadapi UTS/PTS maupun UAS/PAT di sekolah. Tidak ada unsur membocorkan soal yang sifatnya rahasia.
Traktir via QRIS Silahkan yang ingin mentraktir Admin, Dana akan digunakan untuk pengembangan website ini www.andelina.me, Terima kasih.