Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bab 3 Atletik - PJOK

www.andelina.me - senantiasa selalu diberikan kesehatan, Aamiin. Postingan kali ini Ibu Guru akan membahas Pendidikan, tentang Bab 3 Atletik - PJOK, Kami berkomitmen menghadirkan rangkuman yang mudah dipahami, efektif dan bermanfaat untuk pembaca, mari tingkatkan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan agar lebih bersemangat dalam menuntut ilmu.

Bab 3 Atletik

Apakah kamu mengetahui tentang olahraga atletik? Apa saja cabang olahraga yang termasuk atletik? Atletik merupakan induk dari semua cabang olahraga. Atletik pada dasarnya merupakan olahraga yang berkembang bersama dengan kegiatan alami manusia, seperti berjalan, berlari, melempar, dan melompat. Hampir semua gerakan dasar olahraga bersumber dari gerakan-gerakan atletik

Dalam pembelajaran kali ini, kamu akan mempelajari beberapa macam modifikasi olahraga atletik. Modifikasi olahraga atletik yang akan kamu pelajari adalah lari gawang, loncat katak, lempar turbo, dan lari estafet kombinasi Jalan, lari, lempar, dan lompat merupakan aktivitas yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan-gerakan tersebut merupakan gerak dasar dari cabang olahraga atletik.

A. Gerak Berjalan

Gerakan berjalan dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu gerak berjalan ke depan, gerak berjalan ke samping, dan gerak berjalan cepat.

1. Berjalan ke Depan

Pada saat berjalan, posisi badan tegak, perut agak ditarik ke dalam supaya rata, dan pandangan lurus ke depan.




► Kaki melangkah ke depan dan tangan diayunkan dari belakang ke depan dengan siku sedikit ditekuk.

2. Berjalan ke Samping

Saat melakukan jalan ke samping, pandangan tetap lurus ke depan dan kedua tangan tetap di samping badan.



► Sikap berdiri tegak, pandangan lurus ke depan, dan langkahkan kaki kiri ke samping kiri diikuti kaki kanan ke samping kiri hingga merapat. Lakukan gerakan sebaliknya pada kaki kanan.

3. Berjalan Cepat

Gerakan berjalan cepat dilakukan seperti jalan ke depan biasa, tetapi tiap langkah dilakukan dengan cepat dan langkah panjang.
Note: Pada saat jalan cepat, salah satu kaki harus selalu menginjak tanah.

Olahraga jalan cepat atau racewalking merupakan salah satu cabang olahraga yang diperlombakan dalam berbagai event. Perlombaan jalan cepat atau racewalking mulai diadakan pada 1867 di London. 

Sebagai salah satu cabang olahraga atletik, jalan cepat memiliki kategori untuk jarak tempuhnya. Perlombaan atau olimpiade interasional untuk jalan cepat memiliki jarak tempuh 20 km serta 50 km. Biasanya atlet putra melakukan jalan cepat dengan jarak tempuh 20 km serta 50 km. 

Sedangkan atlet putri melakukannya dengan jarak tempuh 20 km. Di Indonesia perlombaan jalan cepat sebagai nomor yang diperlombakan pada kejuaraan nasional atletik tahun 1978. Jarak yang diperlombakan ialah untuk wanita 5 km dan 10 km, dan untuk pria 10 km dan 20 km. 

Indonesia memiliki beberapa kategori jarak tempuh untuk perlombaan jalan cepat. Bagaimana katergorinya? Mengutip dari Buku Kepelatihan Atletik Jalan dan Lari (2018) karya Dr. Suratmin, berikut beberapa kategori perlombaan jalan cepat di Indonesia:


Dilansir dari Live About, berikut beberapa peraturan dasar perlombaan jalan cepat: 
  1. IAAF (International Association Athletics Federations) mengatur batas jalan cepat dengan berjalan kaki biasa. Jalan cepat harus dilakukan dengan kaki depan menginjak tanah saat kaki bagian belakang diangkat untuk melangkah. Jika atlet tidak melakukan hal tersebut maka atlet dianggap melanggar. 
  2. Peserta didiskualifikasi jika mendapat tiga kartu merah dari tiga juri yang berbeda. Kartu merah diberikan oleh ketua juri. Jika baru pelanggaran awal, atlet hanya diberi kartu kuning. 
  3. Saat memulai awalan atau start harus dilakukan dengan berdiri. 
  4. Atlet tidak boleh menyentuh tanah dengan tangannya. Atlet dianggap memenangkan pertandingan jika tubuh atlet (bukan kepala, lengan atau kaki) berhasil melewati garis finish.


B. Gerak Berlari

Gerak berlari dilakukan dengan melangkahkan kaki lebih panjang daripada ketika berjalan. Panjang langkah tergantung pada kecepatan dan jarak yang ditempuh, berlari ke depan, ke samping, dan ke belakang


C. Gerak Melompat

Gerak melompat dibedakan menjadi dua, yaitu gerak melompat tanpa awalan dan gerak melompat dengan awalan.

Note: Tangan diayunkan ke depan awalan dan belakang serta pandangan lurus ke depan. Pada saat berlari terdapat gerakan melayang di udara, kedua kaki tidak menyentuh tanah.

1. Gerak Melompat Tanpa Awalan.

Gerak melompat tanpa awalan dapat dilakukan dengan melompat menggunakan tolakan dua kaki (loncat) dan melompat menggunakan tolakan satu kaki.

Gerakan melompat adalah gerakan yang menggunakan tolakan dengan satu kaki. Gerak meloncat adalah gerakan yang menggunakan tolakan dengan dua kaki.

a. Tolakan dua kaki (loncat)

Cara melompat dengan tolakan dua kaki (loncat) adalah sebagai berikut:

Gambar: Gerak Melompat Menggunakan Tolakan dua kaki tanpa awalan

  • Lutut ditekuk dan kedua Tangan di belakang. Badan condong ke depan.
  • Tolakan dengan dua kaki dan kedua tangan diayunkan kedepan
  • Posisi melayang kaki ditekuk
  • kaki siap mendarat dan pandangan ke depan.
  • Mendarat dengan lutut sedikit ditekuk, kedua tangan ke depan, dan pandangan lurus ke depan.

b. Tolakan satu kaki (lompat)

Cara melompat tanpa awalan dengan tolakan satu kaki adalah sebagai berikut:

  • Mendarat dengan kedua ujung kaki, lutut ditekuk, dan kedua Tangan ke arah depan.
  • kaki kiri mengikuti kaki kanan ke depan, kedua tangan diayunkan ke depan. kedua kaki dirapatkan
  • kaki kanan diayunkan ke depan, kaki kiri sebagai tumpuan tolakan.

2. Gerak Melompat dengan Awalan

Cara melakukan lompat dengan awalan sama seperti melompat tanpa awalan, tetapi sebelum tolakan didahului dengan berlari beberapa langkah dengan cepat. Kemudian, lakukan tolakan dengan satu kaki pada papan tumpu.
Gambar: Rangkaian gerak melompat dengan awalan.


D. Gerak Melempar

Cara melakukan gerakan melempar adalah sebagai berikut:

  • Berdiri tegak, kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang.
  • Bola dipegang tangan kanan di belakang telinga dengan siku ditekuk.
  • Lakukan lemparan dengan pandangan ke arah sasaran yang dituju.

E. Variasi Gerak Atletik

1. Lari Gawang

a. Pengertian lari gawang

Lari gawang adalah salah satu olahraga atletik yang menggabungkan antara lari dan lompat. Lari gawang bertujuan untuk melatih kelincahan dan ketangkasan.

b. Sarana dan prasarana lari gawang

Berikut adalah sarana dan prasarana lari gawang:
  • Buatlah dua lintasan dengan masing-masing panjang 40 meter. Satu lintasan tanpa gawang dan satu lintasan lagi pasang 5 gawang dengan tinggi yang sama.
  • Tinggi masing-masing gawang adalah 60 cm dengan lebar 1 meter.
  • Letakkan gawang dengan jarak masing-masing 3 meter.

c. Cara lari gawang

Cara melakukan lari gawang adalah sebagai berikut.
  • Posisi start jongkok di belakang garis start.
  • Lari pada lintasan tanpa gawang sejauh 40 meter.
  •  Lari pada lintasan dengan rintangan gawang.
  • Lari dengan melompat melewati gawang.

2. Loncat katak

a. Pengertian loncat katak

Loncat katak adalah gerakan atletik yang menirukan cara katak meloncat. Loncat katak merupakan salah satu gerakan atletik yang menyenangkan. Gerakan loncat katak memperkuat otot kaki. Selain itu, gerakan loncat katak meningkatkan kelincahan.

b. Sarana dan prasarana loncat katak

Sarana dan prasarana untuk loncat katak tidak terlalu sulit. Loncat katak tidak membutuhkan lintasan khusus seperti misalnya lari gawang. Loncat katak dapat dilakukan di tempat yang lapang seperti halaman sekolah atau lapangan.

C. Cara loncat katak

Cara melakukan loncat katak adalah sebagai berikut:
  • Posisi berdiri di garis start.
  • Loncat dengan tumpuan kedua kaki,
  • Lakukan loncat katak tiga kali berturut-turut. Pada saat mendarat usahakan jari-jari kaki dahulu yang menyentuh tanah/landasan untuk mengurangi beban pada lutut.
  • Mengukur hasil loncatan yang terdekat dengan garis tumpuan.

3. Lempar Turbo

a. Pengertian lempar turbo

Lempar turbo adalah salah satu kegiatan atletik lempar lembing untuk peserta jenjang sekolah dasar. Gerakan lempar turbo mirip dengan gerakan lempar lembing untuk peserta dewasa. Gerakan

melempar dapat diartikan sebagai gerakan melempar sejauh mungkin. Turbo adalah suatu benda mirip lembing. Secara ringkas, lempar turbo berarti melempar sejauh mungkin turbo tersebut.

b. Sarana dan prasarana lempar turbo

Berikut adalah sarana dan prasarana lempar turbo:
  1. Arena lempar turbo berupa lapangan yang datar dan luas, seperti halaman sekolah atau lapangan sepak bola.
  2. Turbo adalah lembing yang terbuat dari paralon. Pada bagian ujung turbo terdapat pemberat yang terbuat dari karet atau kayu jati.

c. Cara lempar turbo

Cara melakukan lempar turbo adalah sebagai berikut:
  • Posisi berlari sejauh 5 meter.
  • Pegang turbo dengan tangan di atas bahu dengan mata turbo menghadap serong ke atas.
  • Melemparkan turbo ke arah depan
  • Melempar turbo sejauh mungkin



TUGAS

Silahkan disimak di Group Kelas


Ikuti terus www.andelina.me di aplikasi Google News dengan cara klik Following untuk mendapatkan informasi Pendidikan, terbaru dengan sangat mudah.

Demikian Tentang Bab 3 Atletik - PJOK

Terima kasih atas kunjungannya, untuk berdiskusi tentang Bab 3 Atletik - PJOK, silahkan tulis pada kolom komentar atau bisa menghubungi dengan klik menu kontak di blog ini, dan jangan lupa untuk share ke media sosial kalian ya ^-^, Sekian dari kami semoga bermanfaat, salam Pendidikan!

Artikel ini sudah publish dengan link https://www.andelina.me/2020/11/bab-3-atletik-pjok.html.

Disclaimer: Setiap artikel yang berhubungan dengan soal-soal beserta kunci jawabannya, bertujuan untuk membantu siswa belajar dalam persiapan menghadapi UTS/PTS maupun UAS/PAT di sekolah. Tidak ada unsur membocorkan soal yang sifatnya rahasia.
Traktir via QRIS Silahkan yang ingin mentraktir Admin, Dana akan digunakan untuk pengembangan website ini www.andelina.me, Terima kasih.