Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hewan Langka Dan Tempat Perlindungannya

www.andelina.me - senantiasa selalu diberikan kesehatan, Aamiin. Postingan kali ini Ibu Guru akan membahas Pendidikan, tentang Hewan Langka Dan Tempat Perlindungannya , Kami berkomitmen menghadirkan rangkuman yang mudah dipahami, efektif dan bermanfaat untuk pembaca, mari tingkatkan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan agar lebih bersemangat dalam menuntut ilmu.

Indonesia mempunyai banyak hewan langka. Dikatakan langka karena, hewan-hewan tersebut jumlahnya sedikit dan hanya hidup di suatu daerah tertentu. Dan bahkan ada yang hampir punah. Berikut beberapa contoh hewan langka yang ada di Indonesia, yaitu komodo, badak jawa, orang utan, anoa, owa, jalak bali, dan juga burung cenderawasih.

        Hewan langka harus dilindungi agar tidak punah. Apalagi saat ini banyak pemburu liar yang memanfaatkan hewan langka untuk dijadikan koleksi atau dijual. Pemerintah terus berupaya melakukan pelestarian hewan untuk menjaga keseimbangan lingkungan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Melakukan penangkaran hewan langka, Penangkaran adalah upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan serta pembesaran satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya.
  2. Mendirikan tempat-tempat perlindungan hewan langka, seperti suaka margasatwa, kebun binatang, dan taman nasional. Suaka margasatwa adalah suatu kawasan yang melindungi hewan-hewan langka yang hidup di dalamnya. Kebun binatang adalah suatu kawasan untuk melestarikan satwa-satwa langka dari berbagai daerah. Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli yang digunakan untuk keperluan ilmu pengetahuan.

       
       Tujuan pelestarian hewan adalah sebagai berikut:
  1. Menjaga keseimbangan lingkungan.
  2. Melestarikan keanekaragaman hayati untuk ilmu pengetahuan.
  3. Meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dan menciptakan lapangan pekerjaan, misal dengan membuat taman rekreasi atau kebun binatang.
Berikut beberapa Taman Nasional yang terkenal di Indonesia:

1. Taman Nasional Pulau Komodo     

        Taman Nasional Komodo adalah tempat perlindungan hewan yang terletak di daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Taman nasional ini terdiri atas tiga pulau besar yaitu, Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil. Wilayah darat taman nasional ini 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km². 

Pada tahun 1980 taman nasional ini didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Di sana terdapat 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia, yang terdiri dari 32 spesies mamalia, 128 spesies burung, dan 37 spesies reptilia. Selain komodo, setidaknya 25 spesies hewan darat dan burung termasuk hewan yang dilindungi di sana.


2. Taman Nasional Tanjung Puting

       

        Taman Nasional Tanjung Puting adalah sebuah taman nasional yang terletak di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah. Tanjung Puting pada awalnya merupakan cagar alam dan suaka margasatwa yang ditetapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1937. Selanjutnya berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 687/Kpts-II/1996 tanggal 25 Oktober 1996, Tanjung Puting ditunjuk sebagai Taman Nasional dengan luas seluruhnya 415.040 ha. Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting pada awalnya adalah Suaka Margasatwa Sampit, yang ditetapkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda melalui beslit Gubernur Jenderal No. 39 tanggal 18 Agustus 1937. Pada 1941, kawasan ini terdaftar sebagai Suaka Alam Sampit (205 ribu ha) dan Suaka Alam Kotawaringin (100 ribu ha). Suaka alam ini ditujukan terutama untuk perlindungan orang utan (Pongo pygmaeus) dan bekantan (Nasalis larvatus).

  1. Taman Nasional Ujung Kulon
        

        Taman Nasional Ujung Kulon adalah taman nasional yang terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Kawasan taman nasional ini pada mulanya meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Handeuleum dan Pulau Peucang dan Pulau Panaitan. Kawasan taman nasional ini mempunyai luas sekitar 122.956 Ha; (443 km² di antaranya adalah laut), yang dimulai dari Semenanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia. Ujung Kulon merupakan taman nasional tertua di Indonesia yang sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991, karena wilayahnya mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini kurang lebih 50 sampai dengan 60 badak hidup di habitat ini. Pada awalnya Ujung Kulon adalah daerah pertanian pada beberapa masa sampai akhirnya hancur lebur dan habis seluruh penduduknya ketika Gunung Krakatau meletus pada tanggal 27 Agustus 1883 yang akhirnya mengubahnya kawasan ini kembali menjadi hutan.

  1. Taman Nasional Lorentz
         

        Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia. Dengan luas wilayah sebesar 2,4 juta Ha; Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman ini masih belum dipetakan, dijelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya. Pada 1999 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Wilayahnya juga terdapat persediaan mineral, dan operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini. Ada juga Proyek Konservasi Taman Nasional Lorentz yang terdiri dari sebuah inisiatif masyarakat untuk konservasi komunal dan ekologi warisan yang berada di sekitar Taman Nasional Loretz ini. Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik di antaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx). Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon. 

  1. Taman Nasional Gunung Leuser
          

        Taman Nasional Gunung Leuser adalah salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 hektare yang terletak di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Taman nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser yang menjulang tinggi dengan ketinggian 3404 meter di atas permukaan laut di Aceh. Taman nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Taman Nasional Gunung Leuser memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu :
  1. perlindungan sistem penyangga kehidupan.
  2. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya.
  3. pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Di taman nasional ini terdapat 130 jenis mamalia dan Diperkirakan ada sekitar 89 spesies langka dan dilindungi berada di Taman Nasional Gunung Leuser, di antaranya:
  • Orangutan sumatera (Pongo pygmaeus abelii)
  • Badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)
  • Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae)
  • Gajah sumatera (Elephas maximus)
  • Beruang madu (Helarctos malayanus)
  • Rangkong papan (Buceros bicornis)
  • Ajag (Cuon Alpinus)
  • Siamang (Hylobates syndactylus).

Juga Diperkirakan ada sekitar 325 jenis burung di Taman Nasional Gunung Leuser, di antaranya: rangkong badak (Buceros rhinoceros), Fauna reptilia dan amphibia didominasi ular berbisa dan buaya (Crocodillus sp). Di sini terdapat ikan jurung (Tor sp), ikan endemik Sungai Alas yang bisa mencapai panjang 1 meter. Di sini juga terdapat kupu-kupu. 


Ikuti terus www.andelina.me di aplikasi Google News dengan cara klik Following untuk mendapatkan informasi Pendidikan, terbaru dengan sangat mudah.

Demikian Tentang Hewan Langka Dan Tempat Perlindungannya

Terima kasih atas kunjungannya, untuk berdiskusi tentang Hewan Langka Dan Tempat Perlindungannya , silahkan tulis pada kolom komentar atau bisa menghubungi dengan klik menu kontak di blog ini, dan jangan lupa untuk share ke media sosial kalian ya ^-^, Sekian dari kami semoga bermanfaat, salam Pendidikan!

Artikel ini sudah publish dengan link https://www.andelina.me/2020/10/hewan-langka-dan-tempat-perlindungannya.html.

Disclaimer: Setiap artikel yang berhubungan dengan soal-soal beserta kunci jawabannya, bertujuan untuk membantu siswa belajar dalam persiapan menghadapi UTS/PTS maupun UAS/PAT di sekolah. Tidak ada unsur membocorkan soal yang sifatnya rahasia.
Traktir via QRIS Silahkan yang ingin mentraktir Admin, Dana akan digunakan untuk pengembangan website ini www.andelina.me, Terima kasih.